TVTOGEL — Baru-baru ini, banjir telah melanda wilayah Jembrana, menyebabkan kegaduhan di kalangan masyarakat. Insiden ini mengakibatkan tiga pekerja proyek terseret arus banjir, dengan satu di antaranya dilaporkan meninggal.
BPBD Jembrana telah mengambil langkah-langkah tanggap darurat untuk menangani kejadian ini. Upaya penyelamatan dan penanganan pasca bencana terus dilakukan untuk membantu para korban dan keluarga mereka.
Poin Kunci
- BPBD Jembrana tanggap terhadap bencana banjir.
- Tiga pekerja proyek terkena dampak banjir.
- Satu pekerja dilaporkan meninggal.
- Upaya penyelamatan dan penanganan pasca bencana terus dilakukan.
- Masyarakat diimbau untuk tetap waspada.
BPBD Jembrana: 3 pekerja proyek sungai terseret banjir satu meninggal
BPBD Jembrana melaporkan bahwa tiga pekerja proyek terseret banjir dan satu di antaranya tewas. Kejadian ini terjadi di sekitar proyek sungai di Jembrana, menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat.
Kronologi kejadian banjir di Jembrana
Kejadian banjir di Jembrana terjadi pada hari Selasa lalu ketika curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap. Tiga pekerja proyek yang sedang melakukan tugas di sekitar sungai terseret arus deras. Proses evakuasi segera dilakukan oleh tim SAR dan BPBD Jembrana.
Menurut laporan, banjir ini merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir di Jembrana, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur sekitar.
Identitas korban dan kondisi terkini
Korban yang meninggal diidentifikasi sebagai Anwar, seorang pekerja proyek berusia 35 tahun. Dua lainnya, I Made dan I Gede, berhasil diselamatkan dalam kondisi terluka ringan. Kondisi terkini para korban yang selamat dilaporkan stabil dan berada di bawah pengawasan medis.
BPBD Jembrana bersama dengan instansi terkait terus melakukan upaya penyelamatan dan penanganan pasca bencana. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Upaya penyelamatan dan penanganan pasca bencana
Bencana banjir di Jembrana memicu respons cepat dari tim SAR dan pihak berwenang. Upaya penyelamatan dilakukan dengan sigap untuk mengevakuasi korban dan memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak.
Tim SAR yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi
Tim SAR yang terdiri dari berbagai elemen, termasuk Basarnas, Polri, dan BPBD Jembrana, bekerja sama dalam melakukan pencarian dan evakuasi. Mereka menggunakan berbagai peralatan dan teknik untuk mencari korban yang terseret banjir.
- Penggunaan perahu karet untuk evakuasi di daerah banjir
- Pencarian di sepanjang sungai untuk menemukan korban
- Koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan efektif
Pernyataan resmi dari pihak berwenang
Pihak berwenang, melalui BPBD Jembrana, mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kejadian ini. Mereka menyampaikan duka cita atas korban yang meninggal dan berjanji untuk terus mendukung upaya penyelamatan dan pemulihan.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara tim SAR dan pihak berwenang, diharapkan proses penyelamatan dan pemulihan dapat berjalan lancar.
Kesimpulan
Banjir di Jembrana telah menyebabkan satu korban jiwa di antara tiga pekerja proyek sungai yang terseret arus deras. BPBD Jembrana merespons cepat dengan mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Upaya penyelamatan yang dilakukan oleh BPBD Jembrana dan tim SAR lainnya berhasil menemukan korban jiwa dan memberikan penanganan yang tepat kepada keluarga yang terdampak.
Kasus ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. BPBD Jembrana terus berupaya meningkatkan kapasitas dan respons terhadap bencana, sehingga masyarakat Jembrana dapat lebih aman dan terlindungi.
