Kedekatan Prabowo dan Raja Abdullah II: Dari Latihan Militer ke Diplomasi

definisi RTP game digital

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Yordania baru-baru ini menandai kunjungan keduanya ke negara tersebut. Pada kunjungan pertamanya di bulan April 2025, ia telah mendapat kehormatan serupa dengan dikawal oleh pesawat tempur F-16. Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Yordania, yang telah lama dibangun melalui berbagai bidang seperti pendidikan, pertukaran keagamaan, pembahasan isu kawasan Timur Tengah, serta dukungan bersama bagi perjuangan rakyat Palestina.

Pondasi Persahabatan dari Masa Lalu

Hubungan erat antara Prabowo dan Raja Abdullah II bukanlah hal yang baru. Persahabatan keduanya telah terjalin selama lebih dari tiga dekade, berawal dari masa ketika mereka sama-sama menjalani pelatihan militer di Fort Benning, Amerika Serikat, pada tahun 1981. Saat itu, Prabowo adalah seorang perwira muda dari Indonesia, sementara Raja Abdullah II—yang kini memimpin Yordania—masih berstatus sebagai pangeran yang juga meniti karier militer.

Ikatan yang Terbentuk Secara Alami

Dalam sebuah wawancara di tahun 2019, Prabowo mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Raja Abdullah tumbuh secara alami. Kedekatan itu dibangun melalui pengalaman latihan bersama dan kesamaan nilai-nilai militer yang mereka pegang teguh, seperti kedisiplinan, keberanian, dan loyalitas tanpa syarat terhadap negara masing-masing.

“Raja Abdullah II adalah seorang prajurit sejati, seorang teman yang saya hormati sejak masa muda kami,” kenang Prabowo. Ikatan yang terbentuk di medan latihan puluhan tahun silam itu kini menjadi aset diplomasi yang berharga, memperkaya dinamika hubungan bilateral kedua negara di panggung internasional.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top