TVTOGEL — Pemerintah Indonesia baru saja mengambil langkah tegas untuk melindungi industri tekstil dalam negeri dengan mengenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) pada impor benang kapas. Keputusan ini mencakup 27 kode Harmonized System (HS) 8-digit dalam Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan rekomendasi dari Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI), yang telah melakukan penyelidikan terkait lonjakan impor benang kapas. Ketua KPPI, Julia Gustaria Silalahi, menjelaskan bahwa industri benang kapas dalam negeri menghadapi kerugian signifikan akibat meningkatnya jumlah impor. Oleh karena itu, perlindungan melalui pengenaan BMTP selama tiga tahun sangat diperlukan.
“Proses ini kami lakukan untuk mencegah ancaman serius terhadap industri dalam negeri. Dengan BMTP, kami harap sektor ini bisa pulih dan beradaptasi,” ujar Julia.
Penyelidikan terhadap lonjakan impor benang kapas tersebut dilakukan atas permohonan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API). Adapun indikator kerugian yang ditemukan mencakup penurunan produksi, penurunan penjualan domestik, hingga penurunan produktivitas dan kapasitas terpakai di pabrik-pabrik dalam negeri.
BMTP yang dikenakan pada produk benang kapas ini memiliki rincian sebagai berikut: pada tahun pertama, BMTP sebesar Rp 7.500 per kilogram, yang berlaku hingga 29 Oktober 2026. Pada tahun kedua dan ketiga, tarifnya sedikit berkurang menjadi Rp 7.388 per kilogram (tahun kedua) dan Rp 7.277 per kilogram (tahun ketiga).
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi industri dalam negeri untuk menyesuaikan diri dengan situasi pasar yang berubah dan untuk mencegah kerugian lebih lanjut akibat impor barang yang sejenis. BMTP adalah pungutan negara yang ditujukan untuk memulihkan atau mencegah ancaman kerugian serius bagi industri domestik.
Meski kebijakan ini mendapat dukungan dari banyak pihak, tantangan terbesar tetap ada dalam proses pelaksanaan dan pengawasan agar kebijakan ini efektif. Diharapkan dengan langkah ini, industri tekstil Indonesia bisa kembali bersaing dan tumbuh lebih kuat di pasar global.